Manfaat dan Bahaya Makanan Bersantan
Kembali kepada pembahasan mengenai manfaat dan
bahaya makanan, kali ini admin akan membahas mengenai bahan makanan yang cukup
menarik perhatian. Sebab banyak sebagian orang berpendapat bahwa bahan makanan tersebut baik untuk kesehatan,
namun banyak pula berpendapat bahwa bahan makanan tersebut justru tidak baik
bagi kesehatan. Lalu bahan makanan apakah tersebut ? bahan makanan tersebut
ialah santan kelapa. Seperti yang kita ketahui bahwa santan merupakan sari dari
daging buah kelapa. Dimana seperti yang kita ketahui bahwa buah kelapa sendiri
dipercaya banyak memiliki khasiat dan manfaat bagi kesehatan. Tapi banyak
kalangan juga berpendapat bahwa mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung
santan tak baik bagi kesehatan, mungkin karena santan biasanya identik dengan
kandungan minyak atau lemaknya yang tinggi. Nah dari pada kita hanya berasumsi
mending kita simak beberapa informasi mengenai manfaat dan bahaya makanan bersantan berikut ini :
Kandungan Gizi / Nutrisi Santan Kelapa
Nama Bahan Makanan : Santan Kelapa Peras Dengan Air
Nama Lain / Alternatif : Santan (Kelapa Diperas
Dengan Air)
Banyaknya Santan Kelapa Peras Dengan Air yang
diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Santan Kelapa Peras Dengan Air yang dapat
dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Santan Kelapa Peras Dengan
Air = 122 kkal
Jumlah Kandungan Protein Santan Kelapa Peras Dengan
Air = 2 gr
Jumlah Kandungan Lemak Santan Kelapa Peras Dengan
Air = 10 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Santan Kelapa Peras
Dengan Air = 7,6 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Santan Kelapa Peras Dengan
Air = 25 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Santan Kelapa Peras Dengan
Air = 30 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Santan Kelapa Peras Dengan
Air = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Santan Kelapa Peras
Dengan Air = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Santan Kelapa Peras
Dengan Air = 0 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Santan Kelapa Peras
Dengan Air = 2 mg
Khasiat / Manfaat Santan Kelapa Peras Dengan Air : -
(Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : S
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.
Manfaat Santan Kelapa Bagi Kesehatan
- Mencegah Anemia
Zat besi dalam santan kelapa mencegah terjadinya anemia atau kurang darah. Anemia terjadi karena tubuh tidak memproduksi hemoglobin dengan jumlah yang cukup untuk aktivitas sehari-hari. Akibatnya Anda jadi lemas, cepat lelah, dan tidak produktif. - Mencegah Penuaan
Serat, lemak dan nutrisi serta antioksidan dalam santan kelapa bisa membantu mencegah terjadinya penuaan. jadi bagi yang mengkomsumsi santan kelapa dengan teratur, kemungkinan besar Dia akan awet muda. - Memperkuat Imunitas
Santan kelapa juga mengandung vitamin C yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung santan kelapa, maka flu dan infeksi akan jarang terjadi. - Menguatkan Tulang
Tulang yang kuat tidak hanya membutuhkan zat kalsium saja, tetapi juga fosfor yang banyak terdapat pada santan kelapa. Konsumsi santan kelapa juga membantu menyehatkan dan menguatkan tulang Anda. - Kaya Antioksidan
Santan kelapa ternyata juga kaya antioksidan yang bermanfaat melawan radikal bebas dan melindungi dari kerusakan sel. - Menyuburkan Rambut
Ternyata minyak dari santan kelapa yang telah diproses atau sisa perasan santan kelapa yang berupa Ampas kelapa, berkhasiat untuk menyuburkan dan menghitamkan rambut, kurang percaya!! coba saja secara rutin - Menyehatkan Kulit Kepala
Kandungan nutrisi yang ada di dalam santan kelapa ternyata juga mampu menyehatkan kulit kepala jika digunakan secara teratur pada kepala. Hal ini terlepas dari khasiat menyuburkan rambut - Mengencangkan Kulit
Santan kelapa yang menjadi olesan wajah atau sabun bagi wajah dipercaya mampu memperketat kulit atau mencegah penuaan dari kulit anda, khususnya baik digunakan bagi wanita
Bahaya Makanan Bersantan
Perlu diketahui dari setiap 100 ml santan kelapa
atau 100 gram kelapa parut mengandung kolesterol kurang lebih sebanyak 90%.
Anda bisa menghitung sendiri apabila anda memakan keseluruhan makanan yang
bersantan. Peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh akan bereaksi menimbulkan
berbagai risiko jenis penyakit. Dalam sebuah penelitian diketahui bila santan
mengandung asam laurat yang memiliki manfaat sebagai obat. Manfaat tersebut
diantaranya menurunkan hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung. Akan tetapi,
karena proses pemanasan yang lama, apalagi hingga berjam-jam pada suhu yang
tinggi. Membuat asam lemak yang tadinya sehat berubah menjadi lemak trans yang
jahat sehingga perlu di waspadai.
Terbentuknya susunan lemak trans ini bercampur
dengan kandungan asam lemak jenuh yang memang sudah ada dan banyak dalam
kelapa. Pencampuran ini meningkatkan kadar LDL atau “Lower Density
Lipoproteins” atau biasa dikenal dengan istilah kolesterol jahat. Bila kadar
LDL ini meningkat, akan menyebabkan arteri tersumbat oleh kolesterol dan
peredaran darahpun tersumbat karena tertutup lemak yang berasal dari santan
kelapa tadi.
Kolesterol adalah prekusor utama yang membentuk
vitamin D, berikut hormon reproduksi, seperti estrogen dan testosteron. Vitamin
D dan hormon tersebut sangat penting untuk menjaga keseimbangan pembentukan dan
perusakan tulang guna mencegah munculnya osteoporosis atau pengeroposan tulang.
Sesungguhnya, didalam air kelapa atau santan yang tidak dimasak terdapat
sedikit lemak (fat) dan tidak mengandung kolesterol. Daging kelapa sendiri
(santan) bila dimasak maka berubah secara kimiawi menghasilkan kolesterol.
Jadi, baik dan buruknya manfaat kelapa adalah saat ia dipanaskan atau dimasak
Nah.. setelah kita membaca pemaparan tentang bahaya
santan diatas, bisa kita ketahui bahwa sebenarnya bukan santannya yang
berbahaya, tapi cara pengolahan dan tingkat konsumsinya yang membuat bahaya.
Karena sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Jadi harusnya setelah kita
mengetahui seluruh informasi mengenai manfaat dan bahaya santan. Kita bisa
lebih bijak dalam mengkonsumsinya. Agar manfaat yang didapat lebih banyak lagi
dan terhindar dari bahayanya.
*Informasi diatas dikutip dari berbagai sumber
0 komentar:
Post a Comment