Teknik dan Cara Okulasi Pohon Mangga

Diposkan oleh Adi Wijaya , in

Pernah mendengar istilah okulasi ? istilah ini kerap digunakan di dunia pertanian. Karena okulasi merupakan teknik buatan untuk menghasilkan tanaman yang lebih baik dan unggul. Mungkin bagi yang sudah belajar biologi pasti sedikit – sedikit sudah mengetahui mengenai okulasi ini, atau mungkin sudah ada yang pernah mempraktekannya. Namun bagi anda yang belum tau mengenai teknik okulasi, berikut penjelasannya.

Okulasi (menempel, budding; red) adalah salah satu teknik perbaikan kualitas tanaman secara vegetatif buatan yang dilakukan dengan menempelkan mata tunas dari tanaman yang unggul ke batang tanaman lainnya. Okulasi bertujuan untuk menggabungkan sifat yang baik dari masing-masing tanaman yang diokulasi sehingga mendapatkan varietas tumbuhan yang baik. Prinsip dasar dari okulasi adalah penempelan atau penggabungan batang bawah dengan batang bagian atas.

Okulasi merupakan kebalikan dari metode cangkok. Jika metode cangkok menguliti batang induk sehingga tumbuh batang atau ranting yang baru. Sedangkan okulasi adalah proses menempelkan mata tunas tanaman induk ke bagian batang tumbuhan.

Lalu bagaimanakah cara mempraktekannya ? sebenarnya untuk beberapa jenis tanaman hampir sama cara kerjanya, namun pada kesempatan kali ini akan dipaparkan  bagaimana cara okulasi pada pohon mangga.

Teknik dan Cara Okulasi Pohon Mangga

  • Pilih batang yang sehat, yaitu batang terlihat segar, daun normal, tidak terserang penyakit, dan tidak kekurangan hara. Diameter batang minimal 1,2 cm, tinggi minimal 50 cm, dan berumur 6 bulan sejak semai.
  • Mata tunas diambil dari batang atas yang juga sehat, batang tidak terlihat tanda terserang hama dan penyakit.
  • Kerat batang bawah secara mendatar selebar 2 cm pada ketinggian maksimal 20 cm dari leher akar.
  • Tarik kebawah kulit batang yang dikerat hingga terkelupas sepanjang 2 cm, lalu potong dua pertiganya sehingga terbentuk semacam “jendela” dibatang bawah.
  • Siapkan mata tunas. Caranya, kerat kulit cabang pohon 1 cm dari tunas dan sedikit kayu terkelupas. Ukuran mata tunas disesuaikan dengan ukuran jendela pada batang bawah.
  • Tempelkan mata tunas ke jendela dibatang bawah. Penempelan sebaiknya jangan pada tunas yang baru tumbuh. Biasanya penempelan dilakukan saat tanaman berbunga. Ikat tempelan tunas dengan plastik mulai dari bawah keatas sepaya tidak terkena air hujan. Buka ikatan okulasi 3 – 4 minggu kemudian.
Nah.. mudah bukan ? selamat mencoba..








Coba Juga Baca Artikel Menarik Di Bawah Ini :

Share This Post

1 komentar:

syamsul arifin

makasih PERMATHIC atas informasi dan ilmunya.