Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati Penyakit Cacar Air

2
Diposkan oleh Adi Wijaya , in ,


Cara Mengatasi, Menyembuhkan / Mengobati Penyakit Cacar Air
Penyakit ini umumnya di derita oleh seseorang sekali seumur hidup. Dan biasanya diderita saat usia batita, balita, dan anak - anak walaupun terkadang ada juga yang baru terkena penyakit ini ketika sudah dewasa. Penyakit cacar memiliki ciri – ciri bercak-bercak merah pada kulit. Kalau menurut admin sih hampir mirip dengan jerawat. Penyakit Cacar Air disebabkan oleh virus varicella-zoster yang sudah ada sejak berabad - abad yang lalu dan penyakit cacar ini termasuk penyakit yang sangat cepat penularannya.

Apabila menyerang bayi atau usia lanjut berakibat fatal karena penyakit ini akan meninggalkan bekas luka cacar yang pecah - pecah, bila penyakit cacar ini terjadi di sekitar wajah, akan meninggalkan bekas seperti bopeng pada wajah kita. Penyakit cacar yang terjadi pada usia lanjut dilatar belakangi oleh penurunan fungsi tubuh serta penyakit yang diderita seperti diabetes yang menyebabkan luka infeksi berupa keropeng akibat kadar gula darah yang tinggi.

Cacar air atau Varicella simplex adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella-zoster. Penyakit ini disebarkan secara aerogen.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Cacar_air

Gejala Cacar Air

Gejala umum cacar air yang paling mudah dideteksi adalah ruam merah yang dapat menyebar ke seluruh tubuh. Tetapi ada beberapa gejala lain yang mungkin dialami sebelum munculnya ruam, antara lain:

  • Demam.
  • Rasa mual hingga menjadi tidak nafsu makan.
  • Sakit kepala.
  • Kelelahan.
  • Rasa nyeri atau sakit pada otot.
Gejala-gejala di atas terjadi lebih parah pada penderita dewasa dibandingkan dengan penderita anak-anak. Ruam yang terasa gatal akan muncul setelah gejala-gejala di atas. Tidak semua pengidap cacar air mengalami gejala ruam yang sama. Ada yang hanya mengalaminya pada beberapa bagian tubuh tertentu (seperti kulit kepala, wajah, dada, punggung, perut, atau kaki) dan ada yang di seluruh tubuh bahkan sampai di dalam mulut dan telinga serta di daerah bokong. Ruam ini biasanya akan melalui tiga tahap perubahan, yaitu:

  • Ruam menjadi bentol-bentol kecil yang gatal.
  • Setengah hari kemudian, bentol-bentol tersebut menjadi bintil berisi cairan yang sangat gatal.
  • Setelah 1-2 hari, bintil mengering dan menjadi koreng yang akan mengelupas sendiri.
Tetapi ada sebagian pengidap yang mengalami cacar air yang lebih parah. Segera hubungi dokter jika ada gejala tidak biasa yang muncul, misalnya:

  • Sakit dada.
  • Kesulitan bernapas.
  • Kulit di sekitar bintil menjadi merah dan terasa perih akibat terinfeksi.
  • Gejala-gejala dehidrasi seperti mulut yang kering dan jarang buang air kecil.
Cara Mengatasi dan Menyembuhkan Penyakit Cacar

1. Mengkudu

Mengkudu merupakan buah yang dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit cacar air. Walaupun tak semua orang menyukai baunya, mengkudu ampuh dalam mengeringkan cacar air serta membuatnya tak gatal lagi. Penyajiannya cukup dengan membuat jus mengkudu dan meminumnya secara rutin setiap hari.

2. Kacang Hijau

Kacang hijau bisa membuat cacar air menjadi cepat kering hingga sembuh. Sebab kacang hijau memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk menghilangkan bekas cacar air. Penyajiannya yakni dengan merendam kacang hijau hingga terlihat membengkak. Kemudian, lanjutkan dengan menumbuknya sampai halus. Hasilnya, tinggal dioleskan pada cacar air di seluruh badan. Diamkan beberapa saat hingga mengering, dan selanjutnya bersihkan dengan air. Cara ini dilakukan dua kali sehari sebelum mandi untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Makanan kaya serat ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit lainnya seperti kurang gizi.

3. Temulawak

Menggunakan temulawak bisa menjadi bahan alternatif untuk mempercepat penyembuhan cacar air. Penyajiannya dilakukan dengan cara mencampurkan 15 gr kencur dan 15 gr asam jawa yang direbus dalam air sebanyak 600 ml hingga mendidih dan tersisa setengahnya. Setelah itu, ramuan bisa diminum sebanyak dua sampai tiga kali sehari.

4. Daun Jarak

Daun jarak merupakan bahan alami yang mampu mengobati cacar air. Penyajiannya dilakukan dengan cara merebus 5-7 lembar daun jarak selama 10 hingga 15 menit. Setelah itu campurkan dengan air agar lebih hangat dan gunakan untuk mandi. Hal ini dilakukan sebanyak dua kali sehari hingga cacar air sembuh.

5. Lada

Cara menghilangkan cacar air dengan lada mungkin sedikit ditakuti orang pada umumnya, namun lada bisa digunakan untuk menyembuhkan luka cacar air. Walaupun lada terasa pedas dan panas saat dimakan,, namun lada tidak akan perih saat di oleskan pada luka cacar. Yang penting luka dibersihkan dulu dengan air bersih yang dicampur dengan anti gatal. Setelah itu, bubuk lada bisa ditaburkan.

6. Cendana

Candana ternyata memiliki khasiat dapat menangani bekas hitam pada tubuh yang timbul akibat cacar air. Caranya yakni dengan menghancurkan beberapa potong cendana sampai halus yang dicampurkan dengan sedikit air. Jika warnanya cokelat setelah diaduk, maka hasilnya bias dioleskan pada bekas luka cacar air tersebut.

7. Bengkoang

Telah banyak diketahui bahwa bengkoang memiliki khasiat yang besar terhadap kulit. Untuk cacar air sendiri, bengkoang dipercaya mampu memberikan khasiat yang besar untuk menghilangkan luka. Awalnya bengkoang dihaluskan dan diberi sedikit air. Setelah itu, oleskan pada wajah seperti masker.

8. Jagung Muda

Jagung memiliki kandungan yang mampu menjaga kulit lebih awet, ia merupakan makanan yang mengandung amilum super tinggi. Bahkan, pati jagung juga dapat menenangkan iritasi kulit dan ruam. Cara penyajian jagung muda ini dengan cara memarutnya dan mengoleskannya pada tubuh yang terkena cacar. Teknik ini biasanya merupakan cara yang mampu menyembuhkan cacar air dengan cepat. Menggunakan jagung muda juga dapat menghilangkan bekas cacar sehingga penderitanya tak usah khawatir dengan efek yang ditimbulkan.

9. Kulit Pisang

Kulit pisang ternyata dipercaya mampu membuang sel kulit mati. Oleh karena itu, menggunakan kulit pisang dapat mempercepat proses penyembuhan cacar air. Penggunaannya dengan cara menggosokkan kulit pisang pada bekas cacar air. Hal ini dilakukan dengan rutin sebanyak dua kali sehari selama 10 menit. Setelah itu bisa dibilas dengan air.

10. Kunyit

Kunyit selain efektif untuk mencegah penyakit lipoma, kunyit dipercaya mampu mengobati gatal-gatal yang terjadi pada penderita cacar air. Selain itu, kunyit juga mampu menghilangkan bekas luka akibat cacar ini. Cara penyajiannya yakni dengan menghaluskan kunyit tersebut. Kemudian oleskan pada bekas cacar dan biarkan hingga 10 menit. Setelah itu, cucilah dengan air sampai bersih. Selain untuk cacar, kunyit juga efektif sebagai makanan untuk penderita ambeien.

11. Madu

Madu merupakan bahan alami yang mampu membuat kulit menjadi mulus. Selain itu, madu memiliki kandungan yang bisa mencegah terjadinya infeksi pada luka. Hal ini tentunya cocok untuk penderita cacar air yang kerap mengalami infeksi pada bagian tubuhnya. Cara menggunakannya pun cukup mudah, yakni dengan mengoleskan madu pada bekas cacar air.

12. Daun Pegangan

Daun pegangan mampu membantu proses peremajaan kulit dari dalam sehingga sangat baik untuk dikonsumsi oleh penderita cacar air. Cara penyajiannya dengan dibuat menjadi jus dan dicampur dengan madu agar lebih enak.

13. Air Kelapa Muda

Dengan meminum air kelapa muda, maka penyakit cacar air juga akan cepat hilang. Sebab, air kelapa mampu menghilangkan rasa panas dan gerah yang dirasakan oleh cacar air. Air kelapa ini juga bisa ditambahkan dengan beberapa sendok madu agar lebih terasa enak. Selain itu, air kelapa juga dapat disiramkan ke tempat cacar air untuk mempercepat proses penyembuhan dan membuat cacar air mengering.

14. Air Kacang Polong

Kacang polong merupakan makanan yang mengandung vitamin A dan salah satu jenis makanan yang mengandung asam folat super tinggi. Air kacang polong dipercaya sangat efektif untuk mengurangi iritasi kulit terutama pada penderita cacar air. Air dari hasil memasak kacang polong ini cukup dioleskan pada bagian tubuh yang terkena cacar air.

15. Para Natrium Bikarbonat

Baking soda merupakan obat populer yang biasa digunakan untuk mengendalikan gatal-gatal yang dihasilkan oleh cacar air. Caranya dengan menaruh sedikit baking soda pada segelas air. Kemudian mandikan anak dengan menggunakan spons yang dicelup pada gelas tersebut. Hal ini juga mampu mengeringkan kulit yang terkena cacar air dan mampu mencegah anak untuk tidak menggaruk ruam.

16. Tidak Menggaruk Kulit

Tak bisa dihindari lagi, bahwa penyakit cacar bisa mengakibatkan gatal di kulit si penderita. Walaupun begitu, menggaruk bukanlah hal baik untuk penderita cacar air. Sebab dengan menggaruk, membuat proses penyembuhan cacar akan terhambat bahkan membuat cacar menyebarkan cacar ke daerah kulit lainnya.

17. Menjaga Kebersihan

Sebagai orang yang menderita penyakit cacar, kebersihan sangatlah penting untuk dijaga. Karena dengan menjaga kebersihan, penderita akan terhindar dari kuman-kuman yang yang bisa membuat daya tahan tubuh semakin memburuk. Oleh karena itu, penderita cacar air harus selalu mengganti pakaian dan haru menghindari adanya pakaian yang melekat selama 24 jam.

Sumber : http://halosehat.com/penyakit/cacar-air/17-cara-menghilangkan-cacar-air-alami-dengan-cepat






Coba Juga Baca Artikel Menarik Di Bawah Ini :

Share This Post

2 komentar:

almond

bener ga sih cacar tuh cuma bisa terjadi sekali seumur hidup?

Almond

Thanks atas informasinya min, sangat berguna nih :D