Fakta Seputar Ikan Buntal, Antara Kenikmatan dan Kematian

0
Diposkan oleh Adi Wijaya , in ,


Fakta Unik Seputar Ikan Buntal atau Fugu - 
Pada postingan kali ini admin akan bahas sesuatu yang tak biasa dan ide posting ini pun dikarenakan suatu hal yang tak biasa. Jadi suatu ketika admin sedang bersama sahabat – sahabat admin, biasalah anak muda yang hobi nongkrong dan ngerumpi.. hihihi.. sebenarnya kita waktu itu udah lama gak ketemu satu sama lainnya, nah ketika ada kesempatan untuk kumpul, kumpulah kita. Karena memang sudah lama ga ketemu jadi memang udah banyak yang berubah satu sama lainnya. Termasuk admin yang tambah gendutan. Hehe.. nah ga sengaja salah satu teman admin keceplosan ngomongin admin “ya ampun lo makin melar aja, udah kayak ikan buntal aja” (tepok jidat) dan teman yang lain pun balas menyahut “iya lu ini udah kaya ikan fugu aja sekarang”. Nah dari pertemuan yang dramatis itulah menjadi awal kenapa sampai sekarang admin dijuluki fugu oleh teman – teman kuliah admin. Walaupun admin sendiri ngerasa ga segemuk itu, malah banyak orang bilang badan admin bagus kayak tentara walaupun perut agak buncit sedikit sih.. hehe. Oke. Cukup intermezonya.. karena seringnya dijuluki fugu itulah admin jadi penasaran tentang si ikan fugu ini, apakah ada persamaan antara admin dengan ikan fugu ? ehmm.. berharap ada sesuatu yang positif dari si ikan buntal ini, sehingga admin bisa tetap pede walaupun di juluki ikan buntal. Lalu kira-kira apa sajakah hal – hal menarik dari si ikan fugu ini ? untuk itu yuk kita simak fakta seputar ikan fugu / buntal :

Fugu (babi sungai) adalah kata dalam bahasa Jepang untuk ikan buntal dan makanan yang dibuat dari ikan ini dari genus Takifugu, Lagocephalus, atau Sphoeroides) atau ikan landak (dari genus Diodon). Fugu dapat sangat beracun karena mengandung tetradotoxin, karena itu harus hati-hati penyediaannya untuk menghilangkan bagian yang beracun agar tidak mengkontaminasi daging.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Fugu

Fakta – Fakta Seputar Ikan Buntal

1. Ikan Buntal atau Pufferfish Merupakan Hewan Vertebrata Paling Beracun Kedua di Dunia

Selama ini memang ikan buntal dikenal sebagai hewan bertulang belakang yang sangat beracun. Memang tak butuh waktu lama untuk racun dari ikan buntal itu bekerja dalam tubuh manusia yang sudah memakannya. Racun ikan buntal bisa mengalahkan peringkat racun sianida.

2. Lucunya Ketika Tubuh Ikan Ini Menggembung 3 Kali Lipat Lebih Besar Dari Besar Mulanya, Itu Adalah Bentuk Dari Pertahanannya

Ikan buntal, ikan ini sering dikenal bentuknya yang lucu ketika menggembung. Ikan buntal akan menggembungkan tubuhnya ketika merasa terancam oleh musuh. Dengan alasan tidak terlalu pandai berenang, dan bentuknya yang bulat ikan buntal ini mengaku sering sekali mendapat ancaman.

Maka dari itu ikan buntal ini bertahan dengan cara memasukkan banyak air ke dalam tubuhnya dan menggembung. Ketika menggembung dengan tujuan mengelabui musuh, menakut-nakuti sebagai bentuk pertahanan diri ketika diserang musuh, ukuran tubuh ikan buntal ini mencapai dua atau tiga kali lipat daripada ukuran normalnya.

3. Racun Ikan Buntal Terdapat Pada Duri-Durinya

Tidak banyak yang tahu ternyata ikan buntal yang dikenal dengan sebutan nama Blowfish, ikan Fugu atau Pufffish ini termasuk kedalam hewan berbahaya. Dikarenakan di dalam tubuhnya itu memiliki racun pada setiap duri yang berdiri ketika ikan ini menggembung. Ketika menggembung, duri-duri beracun pada tubuhnya itu keluar dan mengeras.

4. Zat Racun yang Terkandung Dalam Ikan Buntal ini Bernama Tetrodotoksin yang Masih Berstatus Antidote

Racun kuat yang terdapat pada duri-duri seekor ikan buntal bisa membunuh 30 orang dewasa, sayangnya racun pada ikan buntal belum ada penangkalnya (antidote). Dosis sebanyak 2 mg saja sudah mampu membunuh manusia. Racun ikan buntal ini akan bereaksi dalam tubuh sekitar kurang dari setengah jam. Reaksi dari racun ikan buntal ini hampir mirip dengan racun sianida yang mengakibatkan korbannya kekurangan oksigen dan mengalami sesak nafas.

Dengan alasan ini sebuah restoran di Jepang yang menyajikan ikan buntal seperti olahan sashimi, akan mencicipinya setengah jam sebelum disajikan, demi menjamin keamanan sajian yang dihidangkan. Racun dalam daging ikan buntal yang tercemar tidak akan hilang meskipun sudah melalui proses masak. Masih berani makan ikan buntal yang masuk dalam jenis ikan beracun ini ??? hehe.

5. Ikan Karnivora yang Bikin Gemes

Ikan yang menurut solers ini imut, lucu dan bikin kamu gemes ternyata masuk ke dalam jajaran karnivora atau pemakan daging. Ikan buntal punya empat biji gigi yang menyatu tajam yang dipakai untuk menghancurkan mangsanya. Beberapa hewan yang menjadi makanan ikan buntal ini adalah Bulu Babi, Ganggang, Udang, Kepiting, dan Kerang-kerangan.

6. Ciri Khas Ikan Buntal Beracun

Wajib solers tahu bagaimana sih ciri-ciri ikan buntal ini??? sehingga solers tak salah menangkap dan mengkonsumsi ikan buntal yang masuk dalam jenis ikan beracun yang menyebabkan kematian.

Ciri yang pertama ialah mempunyai warna bintik pada tubuhnya. Selanjutnya ikan ini hoby banget menggembungkan badannya, next … ikan ini akan mengeluarkan duri ketika tubuhnya menggembung terutama saat merasa terancam. Ikan buntal mempunyai kulit yang sangat elastis, tanpa tulang rusuk, dengan tulang belakang yang bisa melengkung bak busur ketika menggembungkan tubuhnya.

7. Artistik Bawah Laut Karya Si Buntal Jantan yang Romantis

Artistik indah di bawah laut, yang selama ini menjadi tanda tanya besar di kalangan manusia, ternyata merupakan lingkaran tempat tinggal ikan buntal. Sebuah spesies baru ikan buntal artistik ditemukan di pantai Amami Ooshima di Kyushu Jepang.

Baru-baru ini, para peneliti menemukan bahwa spesies baru ikan buntal (atau fugu dalam bahasa Jepang) membuat pola-pola indah berbentuk simetris di dasar laut.

Si ikan buntal jantan bersemangat memberikan rumah yang aman dan dihias untuk betinanya sebagi tempat bertelur. Pembuatan lingkaran itu menghabiskan waktu lebih dari seminggu tepatnya sembilan hari menggali desain pasir, dengan lebar dua meter ini dengan dada dan sirip ekornya. Ketika betina mulai bertelur di tengah, si buntal jantan mulai melakukan penjagaan sepanjang rumah mewah mereka sampai sedikit demi sediki telur ikan buntal menetas. Thats one tough and dedicated daddy, bahkan hanya sekitar 10 sentimeter dia tidak akan beranjak. Romantis banget kan? hehe.

Sumber : http://solosoloku.com/2016/05/fakta-ikan-buntal-beracun-tewaskan-orang-malang.html

Fakta Lain dari Si Ikan Buntal

Sepiring Fugu dapat dijual ¥5,000 (hampir US$50), namun dapat juga ditemukan dengan harga ¥2,000 (hampir US$20), dan sebuah hidangan lengkap Fugu (biasanya 8 sajian) dapat berharga ¥10,000–20,000 (hampir US$100–200) atau lebih. Biaya yang dikeluarkan untuk menghargai koki yang mengiris ikan dengan sangat hati-hati untuk mendapatkan jumlah daging yang paling banyak. Pisau khusus, disebut Fugu hiki biasanya dijual terpisah dari pisau lain di toko. Wah.. mahal juga ya harga si ikan beracun ini.

Lantas mengapa ikan buntal ini sendiri mampu bertahan hidup meskipun memiliki kandungan racun yang mematikan di dalam tubuhnya ?

Para peneliti dari Institute of Molecular and Cell Biology (IMCB) dan National University of Singapore (NUS) bahkan menunjukkan bahwa ikan buntal menggunakan racun tersebut. Racun tetrodotoxin yang 20 kali lipat lebih mematikan daripada sianida ini digunakannya untuk membantu proses perkembangbiakan dan menghindari pemangsa.

Melalui proses yang disebut adaptasi evolusi, ia menjadi kebal terhadap racun tetrodotoxin yang berasal dari sesuatu yang dimakannya, khususnya dari makhluk hidup laut yang terkontaminasi racun.

Mengingat resiko yang tinggi jika ikan ini salah dalam pengolahannya, maka di Jepang hanya koki-koki yang memiliki sertifikat dari Departemen Kesehatan lah yang diizinkan untuk mengolah ikan buntal ini untuk dikonsumsi umum. Sehingga di Jepang, menu masakan yang mengandung ikan buntal harganya cukup mahal. Di sebuah restoran di Osaka menjual menu ikan buntalnya dengan harga 10.500 yen atau sekitar Rp 840.000.

Selain di negara Jepang ada baiknya berhati-hati untuk memakannya, khususnya di Indonesia, sebab belum ada sertifikasi koki yang menjamin ikan buntal tersebut dimasak oleh ahlinya. Di Singapore sendiri terjadi kasus keracunan ikan fugu oleh salah satu restoran Jepang yang hampir memakan korban jiwa sang Chef yang sedang mencoba makanan tesebut. Bahkan di Thailand tahun 2004-2007, 115 korban dirumahsakitkan karena mengkonsumsi daging ini dan 15 orang meninggal, sekalipun sebenernya ikan ini sudah di banned masuk ke Thailand sejak 2002.

Sumber : http://doktersehat.com/seputar-mengenai-ikan-buntal-fugu-kembung







Coba Juga Baca Artikel Menarik Di Bawah Ini :

Share This Post

0 komentar: